Buku, Buku dan Buku A Room Without Books Like a Body Without Soul

Review Buku : @Tentanganak

January 30

Judul Buku : @Tentanganak | Cerita, Curhat, dan Canda dari #Babyblues, #20PenyesalanOrangtua, Sampai #MertuavsMenantu
Penulis : Joko Dwinanto
Penerbit : Noura Books
Jumlah Halaman : 227 Halaman
ISBN : 9786021306680
Harga : Rp. 53.000

Siapa bilang seorang ayah gak bisa banyak cerita soal anak, apalagi sampe bikin buku?
Dialah Joko Dwinanto, seorang ayah yang bikin buku @Tentanganak. Memang awalnya karena banyak cuap-cuap via Twitter, jadilah buku ini terbit. Gak mau kalah sama para ayah yang mensupport ASI (Air Susu Ibu) 🙂

Waktu saya hamil anak pertama, saya juga demen beli buku tentang parenting (sampe sekarang juga sih), khususnya tentang gimana mengasuh bayi, dari mulai kebutuhan bayi sampe sakit yang biasanya diderita bayi. Seharusnya buku ini terbit waktu itu ya, pasti saya langsung beli 😀

Tidak banyak ayah yang konsen banget ngomongin peran ayah dalam sebuah keluarga, apalagi sampe bikin akun twitter, ngobrol banyak seputar anak dan pengasuhan anak, dan bikin buku, jadi pertama saya harus bilang saya salut sama Mas Joko Dwinanto untuk hal ini.

Karena dimulai dari kicauan Twitter, buku ini pun menggunakan judul yang sama dengan akun twitternya yaitu @Tentanganak, begitu pun bab yang ada di dalam buku ini, menggunakan tagar seperti percakapan yang bisa dicari ala Twitter. Menariknya adalah cara penulis menulis buku ini seperti percakapan sehari-hari juga, tidak menggurui dan terkesan santai sekali, makanya buku ini enak banget dibaca sembari ngeteh/ngopi di pagi atau sore hari atau waktu nungguin di halte. Penuh informasi dan ringan dibaca.

Read the rest of this entry »

Review Buku Happy Parenting

February 22

Happy Parenting

Judul Buku : Catatan Cinta Ibu | Happy Parenting
Penulis : Meidya Derni
Penerbit : Lingkar Pena
Jumlah Halaman : 201 Halaman
Harga : Rp. 33.000

Mumpung masih segar dalam ingatan, saya baru saja selesai membaca buku ini. Buku parenting pertama yang saya baca setelah lahirnya Alaya. Saya akui, saya tergolong muda untuk menjadi ibu dan saya mengerti betul banyak orang diluar sana banyak yang masih sanksi, apakah para ibu muda mampu mengasuh dan mendidik anaknya dengan baik. Maka dari itu, saya belajar untuk menjadi ibu yang baik, tentunya dengan tidak menanggalkan status saya sebagai istri, hingga saya bertekad untuk menjadi istri dan ibu yang baik, paling tidak untuk suami dan anak-anak saya kelak.

Ini juga kali pertama saya membaca buku tulisan Meidya Derni yang sudah terkenal menelurkan buku-buku mengenai parenting. Saya beli buku ini sebagai langkah pertama untuk tujuan saya tersebut diatas.

Awal membaca buku ini membuat saya merasa jadi orang tua itu susah, kok ya judulnya Happy ya? :tanya:. Kenapa saya bilang gitu? ya, bab pertama saja diceritakan tentang pendidikan yang buruk dari orang tua pada anaknya, ortu tidak memperdulikan anaknya sehingga anaknya menjadi ‘anak nakal’. Jelas memang, menjadi orang tua itu tidak semudah yang dibayangkan. Pendidikan saja tidaklah cukup untuk dapat menjadikan kita orangtua yang baik, tapi juga butuh keterampilan. Saya setuju dengan ini, ga heran kan kalo ada profesor di kampus terkenal punya anak yang tidak sopan, tidak menghargai orang lain bahkan menyakiti dirinya sendiri.

Read the rest of this entry »