Buku, Buku dan Buku A Room Without Books Like a Body Without Soul

Giveaway : Novel Lampau

November 8

Yeay…. sesuai judulnya, giveaway kali ini berhadiah 1 novel Lampau karya Sandi Firly dari Gagas Media.

Jadi, buat temen-temen yang belom baca dan pengen baca tapi blom punya bukunya. Yuks ikutan giveaway kali ini….

lampau

Caranya gimana? Gampang banget….

  1. Follow twitter @Gagasmedia dan @dreeva
  2. Tinggal ngetuit aja apa alasan kamu pengen novel Lampau, jangan lupa mention @dreeva dan @gagasmedia. Contoh twit : “Aku pengen punya novel Lampau karena kata @dreeva novelnya baguuuus… cc: @gagasmedia. “
  3. Bagi yang gak punya twitter tinggal komen aja di kolom komentar pada posting ini. Sama pertanyaannya ; kenapa kamu pengen punya novel ini.

Giveaway dibuka sejak hari ini hingga tanggal 10 November 2013 jam 21.00 WIB.

Pengumuman pemenang giveaway akan dikabarin 11 Nov 2013 jam 09.00 via Twitter @dreeva dan juga update di posting ini ya.

Ayo ikutan…. jangan lupa ajak temen-temen ya 😉

Update 11 Nov 2013 09.58 :
Pemenangnya @dianitarizkiani 😉

Review Buku : Lampau

November 6

Judul Buku : Lampau
Penulis : Sandi Firly
Penerbit : Gagas Media
Jumlah Halaman : 356 Halaman
Harga : Rp. 48.000
ISBN : 9797806200

Yang menjelma kini, yang mewujud lalu.

Sekitar sebulan yang lalu saya tertarik oleh buku ini karena tagline tersebut. Entah kenapa, rasanya seperti magnet yang bikin saya membawa buku ini ke kasir. Dan jika saya pikir ini buku tentang cinta seluruhnya, saya ternyata salah, bukan sekedar cinta yang menjadi tema besar buku ini.

Sandayuhan (Ayuh) lahir dari seorang perempuan balian bernama Uli Idang di Loksado, Meratus, Kalimantan Selatan. Balian sendiri diartikan sebagai tokoh masyarakat setempat yang biasanya memimpin upacara Aruh yang dilakukan saat masa tanam, panen dan juga ada yang sakit, mungkin juga seperti dukun.

Awal cerita dimulai dari surat Uli Idang pada Ayuh agar segera pulang. Setelah itu barulah flashback kehidupan Ayuh diceritakan dari ia kecil di Loksado. Lahir dari seorang balian itu berarti Ayuh juga nantinya akan mewarisi menjadi seorang balian. Sebenarnya Ayuh tidak menginginkan menjadi seorang balian. Ayuh memutuskan untuk melanjutkan sekolah ke pondok pesantren.

Read the rest of this entry »