Buku, Buku dan Buku A Room Without Books Like a Body Without Soul
Browsing all posts in: Gagas Media

Review Buku Tokyo : Falling

February 11

Judul Buku : Tokyo | Falling (Seri Setiap Tempat Punya Cerita)
Penulis : Sefryana Khairil
Penerbit : Gagas Media
Jumlah Halaman : 338 Halaman
Harga : Rp. 53.000
ISBN : 9789797806637

Buku adalah jendela dunia. Itu benar. Saya merasakan benar Tokyo dalam novel ini.

Ini adalah seri Setiap Tempat Punya Cerita (STPC) Kedua yang saya baca setelah London dan buku entah keberapa dari Sefryana Khairil yang saya baca. Bisa dikatakan saya penikmat karya Sefry. Walau saya belum pernah ke Tokyo, saya merasa bisa melihat banyak hal di Tokyo dalam buku ini. Sefry berhasil membawa masuk Tokyo dengan semua yang ada didalamnya pada pembaca.

Read the rest of this entry »

Review Buku London : Angel

January 10

Judul Buku : London ; Angel
Penulis : Windry Ramadhina
Penerbit : Gagas Media
Jumlah Halaman : 330 Halaman
Harga : Rp. 49.000
ISBN : 9789797806538

Bilang cinta itu tidak mudah
Ku malu teramat malu
Untuk bilang cinta padamu
Ku berlatih seharian
(Bilang Cinta – Gamal Audrey Cantika)

London adalah buku kelima dari seri Setiap Tempat Punya Cerita (STPC) dari Gagas Media. Tapi ini adalah buku pertama yang saya baca. Bukan, bukan karena London, tapi karena Windry Ramadhina, penulisnya. Dan London adalah bonusnya 🙂

Sebenarnya buku ini bercerita tentang sahabat jadi cinta, antara Gilang – Ning dan juga John – Madge. Gilang menyimpan perasaan suka pada Ning selama enam tahun dan akhirnya bela-belain ke London demi bilang cinta ke Ning yang bekerja disana.

Siapa bilang buat laki-laki bilang cinta itu mudah? Boleh jadi bagi sebagian laki-laki ya gampang, tapi tidak bagi Gilang. Buktinya butuh waktu lama hingga akhirnya Gilang memberanikan diri mau menyatakan cinta, ke London lagi.

Read the rest of this entry »

Tanya Jawab Penulis : Nia Nurdiansyah

November 10

Bagi yang udah baca My Cup of Tea dari Nia Nurdiansyah, mungkin pengen tahu gimana proses penulisan My Cup Of Tea. Nah, saya berkesempatan untuk bisa tanya jawab sama Mbak Nia seputar novelnya dan juga seputar dunia menulis yang digelutinya.

Sebelum tanya jawab sama Mbak Nia, berikut profilnya Mbak Nia ya :

ch-minaflo2 (Medium)
Nia Nurdiansyah
Tanggal lahir : 21 September
Pekerjaan saat ini : Penulis dan wirausaha
Twitter : https://twitter.com/nia_nurdiansyah
Blog : http://www.brama-sole.com/
Facebook : Nia Nurdiansyah

Sejak kapan suka menulis Mbak?

saya suka menulis sebenarnya sudah sejak SMP, tetapi baru serius ditekuni ketika bekerja di sebuah majalah pada kurun waktu 2005 sampai 2006. selanjutnya, pada 2009 saya mengikuti bengkel penulisan novel yg diadakan Dewan Kesenian Jakarta. Sejak itu, hobi menulisnya jadi lebih terarah.

Penulis favoritnya siapa?

Penulis favorit di Indonesia, saat SMP saya terpikat dengan karya puisi Sapardi Djoko Damono dan beberapa karya klasik angkatan balai pustaka. Tetapi kemudian di awal tahun 2000 saya mulai menyukai tulisan Ayu Utami dan Dee. Sampai hari saya masih menyukai Ayu Utami dan juga Sapardi. Sementara itu, untuk penulis luar negeri, saya menyukai karya2 John Steinbeck, Neil Gaiman, Jostein Gaarder, Coelho, dan Alan Lightman. Kalau diingat-ingat sih, rasanya saya nggak terlalu fanatik terhadap satu penulis, dan sering kali yg saya sukai berubah-ubah, hehehe.

Buku favoritnya?

Dataran Tortila-nya John Steinbeck, dan semua buku dari Jostein Gaarder

Genre buku favorit?

Nah, yang ini juga berubah-ubah. Bisa dibilang saya penyuka segala genre, tapi yg paling jarang dibaca sih yg bergenre komedi, kecuali mungkin serial Lupus. Genre fantasi dan thirller sebenernya yang paling bisa bikin saya hayut di dalamnnya, tapi kadang roman juga, hehehe.

Read the rest of this entry »

Review Buku : My Cup of Tea

November 9

Judul Buku : My Cup of Tea
Penulis : Nia Nurdiansyah
Penerbit : Gagas Media
Jumlah Halaman : 360 Halaman
Harga : Rp. 45.000
ISBN : 9789797806323

People who are meant to be together will always find their way back to each other. They may take detours in life but they’re neber lost.

Sudah lama sejak terakhir saya membaca novel yang didalamnya berkaitan dengan dunia makanan, dan membaca My Cup of Tea membuat saya membayangkan banyak makanan enak dan jadi kelaperan terus 😀

Shereen dan Dipi yang terpaut usia 3 tahun berteman sejak kecil. Shereen yang lebih tua seringkali bertindak sebagai kakak setelah pertemuan di tempat yang mereka namai secret garden. Makin dewasa Shereen sudah lebih banyak berubah walau mereka tetap bersahabat, tapi hidup membawa mereka ke kehidupan yang mereka pilih.

Dipi adalah seorang pastry chef yang pernah bekerja di salah satu hotel hingga membuat cafe dan toko roti bersama mantan pacarnya. Setelah putus sama mantannya, cafe dan toko roti yang mereka buat pun harus tutup. Sejak saat itu Dipi banyak belajar lagi dengan lebih banyak jalan-jalan menemukan resep dan makanan baru. Persahabatan antara Dipi dan Shereen pun tetap terjaga walau Shereen kerap kali berganti pacar.

Read the rest of this entry »

Review Buku : Lampau

November 6

Judul Buku : Lampau
Penulis : Sandi Firly
Penerbit : Gagas Media
Jumlah Halaman : 356 Halaman
Harga : Rp. 48.000
ISBN : 9797806200

Yang menjelma kini, yang mewujud lalu.

Sekitar sebulan yang lalu saya tertarik oleh buku ini karena tagline tersebut. Entah kenapa, rasanya seperti magnet yang bikin saya membawa buku ini ke kasir. Dan jika saya pikir ini buku tentang cinta seluruhnya, saya ternyata salah, bukan sekedar cinta yang menjadi tema besar buku ini.

Sandayuhan (Ayuh) lahir dari seorang perempuan balian bernama Uli Idang di Loksado, Meratus, Kalimantan Selatan. Balian sendiri diartikan sebagai tokoh masyarakat setempat yang biasanya memimpin upacara Aruh yang dilakukan saat masa tanam, panen dan juga ada yang sakit, mungkin juga seperti dukun.

Awal cerita dimulai dari surat Uli Idang pada Ayuh agar segera pulang. Setelah itu barulah flashback kehidupan Ayuh diceritakan dari ia kecil di Loksado. Lahir dari seorang balian itu berarti Ayuh juga nantinya akan mewarisi menjadi seorang balian. Sebenarnya Ayuh tidak menginginkan menjadi seorang balian. Ayuh memutuskan untuk melanjutkan sekolah ke pondok pesantren.

Read the rest of this entry »

Review Buku : Restart

August 26

Judul Buku : Restart
Penulis : Nina Ardianti
Penerbit : Gagas Media
Jumlah Halaman : 456 Halaman
Harga : Rp. 55.000
ISBN : 9789797806316

Yang bisa mengobati patah hati itu cuma waktu dan orang baru.

Ini buku kedua dari Nina Ardianti yang saya baca, setelah sebelumnya di tahun 2007 saya membaca Simple Lie. Saya hampir lupa saya pernah membaca karya Nina sebelumnya. Bukan, bukan karena Nina baru menelurkan karya kembali, hanya karena saya kurang sreg dengan karya-karyanya yang lain.
Setelah Restart terbit, entah kenapa saya tergerak untuk membeli dan membacanya.

Tema besar buku ini memang tentang move on.
Kata yang lagi ngehits memang di social media. Gak jarang jadi bahan lucu-lucuan di Twitter dan Path. Padahal, bagi sebagian orang memang tidak mudah untuk move on. Apalagi ini urusan hati, cinta. Aiiih…gak bisa pake teori, tapi dijalani. *sok bijak*

Read the rest of this entry »