Buku, Buku dan Buku A Room Without Books Like a Body Without Soul
Browsing all posts in: Buku

Target Baca Goodreads Terlewati

June 25

Jadi, akhir bulan Mei saya sudah memenuhi tantangan baca Goodreads. Yeay!

Setiap tahun Goodreads selalu ada yang namanya Goodreads Reading Challenge. Setiap yang punya akun Goodreads bisa ikutan. Setelah tahun 2018 saya bisa membaca 148 buku dari 100 buku yang saya target kan, tahun ini saya malah sudah menyelesaikan target baca saya sebayak 120 buku.

Ya, saya sekarang sudah biasa menargetkan sedikit dulu di awal tahun, takut-takut kalo nanti diperjalanan malah loyo semangat bacanya. Tahun-tahun sebelumnya saya pernah menargetkan 100 buku di awal tahun, malah kendor di pertengahan sehingga cuma bisa baca 60an buku saja dalam tahun itu.

Dalam posting di awal tahun, saya menargetkan 60 buku, lalu bertahap nambah seiring kemampuan baca yang sepertinya masih oke. Akhirnya stop deh di angka 120 buku. Alhamdulilah, sebelum lebaran idul fitri lalu, tepatnya 30 Mei 2019 buku ke 120 kelar dibaca. Ini adalah suatu prestasi buat saya karena biasanya gak pernah secepat ini memenuhi target, apalagi baru pertengahan tahun.

Read the rest of this entry »

Januari 2019 Bulan Baca Joko Pinurbo

February 4

Tahun 2019 udah masuk bulan Februari aja nih. Bentar lagi saya ulang tahun, boleh lho kalo ada yang mau ngasih hadiah gitu, shelf wishlist ada di Goodreads kok. Alhamdulilah, Januari bisa dilalui dengan tidak beli satu buku pun. Rasanya seneng banget bisa puasa beli buku lagi, setelah tahun lalu tercatat saya beli 90an buku. Ya walau banyak buku obralan dari Gramedia, tetap aja kan namanya beli buku.

Akhir tahun lalu saya gak lagi baca ebook di Gramedia Digital (GD) karena alasan terkait pembayarannya. Eh alhamdulilah, awal tahun Kak Desty nawarin bareng patungan GD , jadi bisa balik baca ebook di sana deh. Dari sana lah asal muasal saya bisa tegak berdiri dengan pongah dan kuat hati bisa gak beli buku bulan lalu. Saya baca banyak ebook di GD.

Satu genre yang paling saya suka baca versi ebooknya yaitu buku-buku puisi. Saya suka baca bukunya tapi gak buat koleksi, jadi saya merasa cukup dengan baca ebooknya saja. Senengnya di GD banyak banget ebooknya, jadi saya bisa produktif baca.

Read the rest of this entry »

My Year 2018 in Books

December 31

Ah, cepet bener rasanya setahun itu ya.
Bahagianya tahun ini target baca buku yang tadinya cuma 30 buku saja hingga akhir 2018 berubah menjadi 100 buku dan alhamdulilah bisa terlewati dengan membaca 145 buku.

Saya takjub juga ternyata saya mampu baca sebanyak itu. Lagi. Ya dulu saya bisa baca sampe 150an buku dalam setahun, saat si kecil belum ada. Sekarang sadar diri aja, gak terlalu ngoyo. Tapi memang tahun ini mengurangi merajut, jadinya bisa lebih banyak baca.

Tahun ini juga lebih banyak baca ebook, mau dari Kindle dari Google Playbooks atau dari Gramedia Digital. Ebook ini berguna banget kalo mau baca buku yang kayaknya gak perlu dikoleksi, bisa hemat banyak juga dengan premium Gramedia Digital. Sayangnya bulan Desember ini saya harus berhenti langganan Gramedia Digital karena sistem pembayarannya yang gak lagi memudahkahkan. Kalo dulu bisa bayar pake pulsa/tagihan, saldo Google Play, transfer atm atau kartu kredit, sekarang cuma bisa pake kartu kredit. Saya males aja sih kalo harus pake kartu kredit, ntar bablas gitu.

Read the rest of this entry »

Punya Target Baca, Buat Apa?

December 17

Beberapa teman sempat bertanya pada saya, untuk apa punya target baca? Kalo mau baca ya baca aja, gak perlu pake target, nikmati saja katanya.

Membaca itu adalah satu hal pokok dalam hidup kita. Itu kenapa sedari kecil, awal yang kita pelajari adalah mengetahui huruf, mengejanya menjadi kata, kalimat selanjutnya kita bisa membaca. Semakin hari membaca adalah hal yang tiap hari kita kerjakan. Membaca jam didinding ketika membuka mata, membaca koran ketika sarapan, membaca pesan dalam email hingga mungkin keinginan untuk membaca hatimu *uhuk.

Lalu, siapa yang sekarang udah gak baca koran kalo pagi? Banyak, tergantikan dengan baca status teman di Twitter, liat Instagram, sosial media. Lalu mungkin lupa kapan terakhir kali baca buku setelah lulus dari sekolah. Ini yang sebenarnya gak boleh berhenti, karena buku itu jendela dunia, kita bisa belajar apa saja dari buku. Kita bisa belajar memahami apa saja dari buku. Kebiasaan membaca ini tidak akan dengan sendirinya tumbuh apabila tidak ditanam sedari kecil dan dipupuk dalam prosesnya.

Read the rest of this entry »

Review Buku Homeless Bird

December 5

Homeless Bird

Judul Buku : Homeless Bird
Penulis : Gloria Whelan
Penerjemah : Ida Wajdi
Penerbit : Atria
Jumlah Halaman : 182 Halaman
ISBN : 9789790245044
Harga : Rp. 24.900

Saya yang menikah di usia belum genap 22 tahun saja dibilang muda, apalagi 13 tahun?

Di India, tradisi di desa dalam buku ini terutama, anak perempuan yang telah memasuki 13 tahun sudah boleh menikah. Orangtua yang akan dengan semangat mencarikan calon suami.

Seperti Koly, anak perempuan ini baru berusia 13 tahun dan ia harus rela mengikuti tradisi untuk dinikahkan dengan suami yang dia tidak tahu bagaimana rupa, keadaan dan bagaimana orangnya. Orangtua perempuan di India harus membawa maskawin sebagai syarat pernikahan di India yang menganut matrilineal.

Pada saat pernikahan digelar, barulah Koly tahu bagaimana suaminya yang ternyata menderita TBC. Ketidakjujuran mertua Koly atas kondisi Hari, suaminya membuat Koly merasa sangat sedih. Apalagi setelah mengetahui maskawin yang diberikan untuk digunakan sebagai biaya pengobatan Hari. Tak lama Koly pun menjadi janda setelah Hari meninggal.

Read the rest of this entry »

Buku Terbaik Pilihan Pembaca Goodreads 2012

December 5

Seperti biasa, tiap tahunnya Goodreads memberikan kesempatan semua penggunanya untuk memilih buku terbaik di setiap kategori. Dari mulai menentukan nominasinya hingga terpilih pemenangnya.

Saya sendiri gak ikut milih sih ya, karena memang buku yang jadi nominasi memang buku-buku luar yang keren tapi berbahasa Inggris dan saya lama biasanya untuk ngelarin baca buku begitu.

Bagi yang mau lihat buku apa aja yang menang buku terbaik pilihan para pembaca Goodreads tahun 2012, ini dia….

Read the rest of this entry »

Review Buku Wonder

November 14

Wonder

Judul Buku : Wonder
Penulis : R.J. Palacio
Penerjemah : Harisa Permatasari
Penerbit : Atria
Jumlah Halaman : 430 Halaman
Harga : Rp. 49.900
ISBN : 9789790245082

Don’t judge a book boy by its cover his face.

Bagaimana kalian membayangkan jika mau tidak mau mendapati wajah kalian berbeda dengan orang lain? Saya rasa tidak ada yang mau membayangkan, punya jerawat aja udah panik setengah mati, bukan? 🙂

August Pullman seorang anak laki-laki berumur 10 tahun yang telah menjalani 27 kali operasi karena lahir dengan mandibulofacial dysostosis atau Treacher Collins syndrome yaitu sebuah sindrom bawaan (genetik) yang menyebabkan anomali pada wajah.

Jika diliat di umur 10 tahun saja, August atau Auggie sudah melakukan 27 kali operasi dan juga banyak sekali sesi terapi mulai dari terapi bicara, terapi wajah, dan lainnya, mungkin teman-teman bisa membayangkan bagaimana anomali pada wajahnya Auggie. Saya memposisikan diri sebagai orang tua atau ibu dalam membaca buku ini. Di awal baca aja rasanya udah mrebesmili.

Auggie punya Mom dan Dad juga kakak perempuan yang bernama Via, yang semuanya cantik, punya wajah normal kata August. Karena kelainan dari kecil inilah, Via sang kakak menjadi pribadi yang memaklumi benar bahwa semua galaksi dalam keluarga mereka berubah sejak Auggie lahir. Mereka semua planet-planet yang mengelili Auggie, sang matahari.

Dengan kondisi fisik seperti itu, jelas Auggie menjadi tidak biasa ketika bertemu orang lain. Tapi Auggie memiliki 3 sahabat dari kecil yaitu Christoper, Zachary dan Alex. Sampai akhirnya, Auggie ingin masuk sekolah, ingin seperti anak sebayanya yang bisa main dan belajar bersama.

Read the rest of this entry »