January 12

Hai, selamat tahun baru 2021 ya. Tak ada doa dan harapan di tahun 2021 ini selain semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan pandemi Covid-19 segera berlalu. amin.

Ya, akhirnya bisa posting lagi di blog ini. Merasa bersalah karena lama sekali blog ini dianggurin, gak diisi, kadang malah gak ditengokin juga. Lebih lebih lagi pas keluar tagihan bayaran perpanjangan domain, trus inget kok punya blog malah gak diisi.

Posting kali ini mau merekap bacaanku selama tahun 2020. Apa saja tantangan baca yang kuikuti dan bagaimana progress baca tahun lalu. Mari kita bahas satu-satu ya.

Pertama. Ada tantangan pribadi yang aku bikin sendiri mulai tahun lalu, yaitu aku gak akan beli buku hingga target baca bukuku aku selesaikan. Jadi, aku harus baca 100 buku dulu baru bisa beli-beli buku. Aih, sulit sebenarnya ya, tapi ternyata bisa dong. Di bulan Juli, target akhirnya tercukupi dan puasa beli buku pun selesai. Ya, setelah itu timbunan balik banyak lagi deh.

Kedua. Tantangan baca Goodreads sebanyak 100 buku yang diset di awal tahun lalu bisa selesai dalam 7 bulan. Bukan waktu yang cepat memang, tapi setidaknya aku masih mampu menghidupkan semangat baca sampai akhir Desember aku bisa menyelesaikan baca sebanyak 147 buku.

Ketiga. Tantangan baca Goodreads Indonesia. Agak sedih tahun ini karena aku hanya bisa menyelesaikan 9 bulan saja dari total tema 12 bulan yang dibuat tiap bulan itu. Aku skip di bulan September, November dan Desember. Ya, keteteran banget padahal udah punya buku-bukunya tinggal dibaca. Ya gpp deh, lumayan udah turut meramaikan, walau gak komplit.

Keempat. Tantangan baca Agatha Christie dari Gramedia Pustaka Utama. Lumayan lah, dari 6 buku selama 6 bulan, aku bisa baca 4 buku alias cuma ikutan bulan ke 2 sampe bulan ke 5 aja. Lumayan lah ya.

Kelima. Tantangan baca buku yang tebalnya lebih dari 500 halaman. Targetku bisa baca 3-4 buku saja dengan kriteria ini sebenarnya, hasilnya… 6 buku dong, tapi ya kalo buku fisiknya cuma 4 aja dan 2 lagi ebook.

Keenam. Tantangan baca Keliling Dunia. Tantangan baca ini memang dimulai baru bulan Mei 2020, dan saat ini juga tetap terus dilanjutkan. Sepanjang 2020, lumayan banget aku bisa baca 14 judul buku dari berbagai penulis dunia. Aku buat juga utasnya di Twitter biar jadi penanda.

Kayaknya itu aja tantangan baca yang aku ikutin setahun lalu. Eits, tapi senangnya aku gak cuma mencatat perjalanan bacaanku di Goodreads aja, tapi juga di file sendiri. Gunanya biar aku bisa tahu sih, beberapa detail yang memang aku perlukan. Berikut aku share hasilnya.

  1. Total 147 buku yang kubaca ternyata masih lebih banyak format ebook. adalah ebook. Persentasenya 56,5% ebook dan 43,5% buku fisik.
  2. Aku membaca buku lebih banyak dari penulis laki-laki, yaitu sebesar 49,7% dan perempuan sebesar 44,9%. Lumayan imbang lah ya. Semoga tahun depan bisa lebih banyak porsi baca buku dari penulis perempuan.
  3. Hore, aku membaca 68% buku-buku dari penulis lokal (dalam negeri) sisanya penulis luar atau terjemahan sebesar 32%.
  4. Tetap ya lebih banyak baca buku-buku fiksi dibanding non-fiksi. 59,9% buku fiksi yang kubaca tahun lalu dan 40,1% non-fiksi.
  5. Terakhir, novel adalah bacaan yang paling banyak kubaca yaitu sebesar 28,6% dan juga kumpulan puisi sebesar 17%.

Senang akhirnya bisa menganalisa data bacaanku sendiri. Biar lebih terlihat aja sih apa dan bagaimana pola bacaanku di tahun tersebut. Jadi, aku kira baik untuk melanjutkan merekam data bacaanku untuk tahun 2021.