October 16

Judul Buku : To Bee Or Not To Bee
Penulis : John Penberthy
Penerjemah : Mila Hidajat
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman : 154 Halaman
Harga : Rp. 40.000
ISBN : 9789792249606

Kesempurnaan bukanlah keadaan, melainkan cara berpikir.

Saya beruntung menemukan buku ini. Sebagai penyuka sale buku atau buku murah, saya gak pernah berpikir mau cari buku apa. Datang saja, liat-liat, kalo suka ya beli. Jadi, cover buku akan tetap selalu menggoda. Ternyata benar, buku ini menarik. Menarik sekali bagi siapa saja yang menyukai pertanyaan dalam hidup 🙂

Perjalanan seekor lebah bernama Buzz, yang banyak bertanya banyak hal tentang hidup dan pencariannya akan Tuhan. John Penberthy hebat sekali membuat karakter Buzz ini seperti kita manusia, yang juga selalu banyak bertanya.

Buzz merasa jenuh dengan rutinitasnya sehari-hari yaitu mengumpulkan madu dan berada di sarang. Buzz mulai bertanya tentang arti kehidupan yang ia jalani dan eksistensi serta pengaruh Tuhan terhadap dirinya.
Hingga dalam perjalanannya ia bertemu dengan Bert, seekor lebah tua yang bijak.

Bert banyak membantu Buzz menemukan jawaban atas segala pertanyaan – pertanyaan Buzz, sehingga membuat Buzz mampu memahami arti kehidupan yang ia cari.

Menurutmu, Tuhan itu apa?
Menurutku kita tidak bisa memahami Tuhan, karena kita hanya bisa melihat berbagai hal melalui sudut pandanglebah yang terbatas dan Tuhan jauh lebih besar daripada itu. Tuhan berada dalam diri kita dan juga ada dimana-mana.

Seperti itulah pertanyaan Buzz pada Bert. Banyak sekali pertanyaan mendasar seperti pertanyaan anak kecil pada orang tuanya. Bert menjawab pertanyaan Buzz dengan hal-hal yang mudah dipahami. Apalagi buku ini memberikan ilustrasi-ilustrasi yang membuat pembaca tidak bosan untuk terus membacanya. Seperti buku anak-anak memang, tapi isinya… saya pikir orang dewasa perlu memahaminya.

Gak kaget kalo ternyata buku ini diterjemahkan ke banyak bahasa di berbagai negara. Tidak tebal, jadi bikin kita merasa ini buku ringan tapi kaya akan pesan. Banyak quote menyenangkan yang bikin saya mengangguk-angguk tanda setuju dan bisa dibagikan ke teman-teman.
Buku ini benar-benar menarik. Bikin saya gak bosen menyelesaikannya dalam satu jam saja.

Adalah sempurna untuk berpikir bahwa kehidupan itu tidak sempurna.