April 23

Judul Buku : The Queen of The South | Sang Ratu Selatan
Penulis : Arturo Pérez-Reverte
Penerjemah : Fahmy Yamani
Penerbit : Serambi Ilmu Pustaka
Jumlah Halaman : 656 Halaman
Harga : Rp. 85.000
ISBN : 9789790243941

Melihat judul buku ini, bagi orang Indonesia jangan sekali-kali menghubungkannya dengan Ratu Pantai Selatan, karena memang gak ada hubungannya. Ya… ketika buku ini saya liat pertama kali, saya langsung kepikiran kesana. Tapi kalo lihat covernya ya kayaknya udah gak mungkin deh 😀

The Queen of The South adalah cerita tentang perjalanan mafia kokain dan narkotika di Eropa. Teresa harus menjalani hidupnya bergelut dengan obat-obatan terlarang tersebut secara tidak sengaja tapi harus dilakukannya. Pacar Teresa bernama Guero adalah pilot yang menjadi kaki tangan mafia kokain di Meksiko. Suatu ketika Guero menitipkan ponsel pada Teresa dengan pesan, jika ponsel tersebut berdering, maka Guero sudah mati dan Teresa harus melarikan diri. Disini perjalanan seram Teresa dimulai.

Teresa yang awalnya manja dan kekanakan harus berubah menjadi Teresa yang kuat dan mampu menjalankan kehidupan keras yang telah dijerumuskan Guero. Teresa menjadi incaran mafia dan Teresa pun akhirnya melarikan diri ke Spanyol. Ternyata tidak semudah itu melarikan diri dari incaran mafia, Teresa bertemu dengan banyak orang yang tetap berkaitan dengan narkotika. Mau tidak mau Teresa semakin masuk dalam dunia narkotika hingga menjadi Ratu Selatan.

Perjalanan Teresa masuk dalam dunia narkotika tidak lah mulus, banyak yang licik apalagi dengan uang yang dihasilkan dan Teresa juga terjerat hukum.

Cerita perjalanan Teresa ini sangat menarik untuk diikuti. Kadang bikin kesal dan geram pembaca. Narkotika dan rentetan pekerjaan yang mengikutinya kayak kurir dan segala macemnya memang bikin tergiur yang butuh duit. Tapi sekalinya tercebur dalam dunia ini akan semakin terperosok lebih dalam. Sepertinya hampir semua negara gak bisa lepas dari momok narkotika, begitu juga Indonesia.

Ini kali pertama saya membaca buku dari penulis Spanyol, Arturo Perez. Tokoh-tokohnya punya nama khas dan ternyata buku ini sudah banyak diterjemahkan dalam beberapa bahasa, lihat saja edisinya di Goodreads. Ini juga menandakan buku ini memang seru. Saya pikir kalo difilmkan buku ini pasti juga menarik dibalut adegan action *ngayal*.