April 9

Judul Buku : Islam Sehari-Hari | Yang Penting Yang Terabaikan
Penulis : Vbi Djenggoten
Penerbit : Qultum Media
Jumlah Halaman : 116 Halaman
Harga : Rp. 32.000
ISBN : 9789790172548

Kita sering kali membenarkan kebiasaan, padahal harusnya membiasakan kebenaran.

Ini entah buku eh komik keberapa karya Vbi Djenggoten yang saya baca. Kalo ada buku baru karya Mas Vbi saya pasti membeli dan membacanya. Saya koleksi semua karena selain ilustrasi komiknya menarik dan khas Vbi, saya menyukai pesan yang selalu diberikan di tiap komiknya.

Beberapa buku terakhir memang Mas Vbi menerbitkan buku-buku dengan tema islam, khususnya 2 komik terakhir tentang hadis Bukhori Muslim. Menarik dan diberikan ilustrasi yang tidak berlebihan dan sangat pas dengan masa sekarang.

Islam Sehari-Hari ini juga terkait dengan hadis juga yang bikin kita yang baca akan merasa jleb sekali. Gimana gak, banyak hal terjadi seperti kebiasaan yang dibenarkan, padahal gak seharusnya seperti itu. Sering kali kita mengabaikan hal-hal penting dengan alasan kebiasaan.

Misalnya, naik motor bertiga, gak pake helm diganti sama pake peci bawa bendera. Sering banget kan kita jumpai seperti ini. Saya sering banget liat kejadian begini. Polisi seakan membenarkan hal ini, dibiarin aja gitu. Gak pake helm ya jelas membahayakan diri, peci/kopiah gak bisa diakui sebagai pengganti helm. Aksesori keagamaan bukanlah kedok.

Ada lagi ceritanya tentang bagaimana ada beberapa orang yang mengambil hak-hak orang lain. Tanah depan rumah misalnya, menaruh sampah di depan rumah orang misalnya. Kita terkadang lupa bahwa kita tidak boleh mengambil hak yang bukan milik kita.

Vbi menjelaskan hadis dengan mudah dimengerti, dengan ilustrasi yang menarik dan pas dengan yang lagi heboh sekarang, tidak menggurui dan dijelaskan dengan cara yang enak banget. Pembaca diajak untuk memahami hadis dengan cara yang menyenangkan. Menarik sekali.

Saya jarang membaca buku keagamaan, sering kali memang membuat saya bosan. Ya yang paling enak bacanya dengan cara baca komik kayak gini. Pesannya dapet dan nyampe banget.

Manusia gak ada yang sempurna, hanya saja paling tidak kita berusaha untuk selalu menyempurnakan iman, hati dan sikap kita.