April 8

Judul Buku : Cerita Di Balik Noda | 42 Kisah Inspirasi Jiwa
Penulis : Fira Basuki
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
Jumlah Halaman : 248 Halaman
Harga : Rp. 40.000
ISBN : 9789799105257

ceritadibaliknoda-nike
Gak selalu kotor itu buruk!

Sebagai seorang ibu dengan anak umur 3,5 tahun, saya mengalami dong yang namanya kesel kalo anak mulai main-main sama yang kotor. Alaya paling sering main pasir. Belum lagi kalo habis main masak-masakan, udah deh tuh kotor semua. Yaa… namanya juga anak-anak kan ya.

Cerita tentang ‘noda’ memang selalu bisa bertutur panjang dari mulutnya ibu-ibu. Apalagi kalo dibuat jadi sebuah cerita. Sampe akhirnya buku ini hadir dari banyaknya cerita ibu-ibu Indonesia tentang noda dari anak-anak mereka.

Ada 42 cerita dalam buku Cerita Di Balik Noda ini yang bertemakan berani kotor itu baik. Ditulis kembali oleh Fira Basuki dari banyaknya tulisan ibu-ibu yang telah dikirimkan melalui Facebooknya Rinso Indonesia.

Walau cerita yang ditulis terbilang cerita pendek, tapi banyak yang benar-benar menyentuh dan gak sedikit yang terasa haru. Cerita Hidup Baru Danu misalnya, salah satu yang saya suka. Menyentuh sekali.

Diceritakan Danu dan adiknya harus menerima kenyataan ayahnya meninggal dan ibunya harus bekerja di luar kota. Maka Danu dan adiknya harus ikut Budenya. Nah, si Bude inilah yang bercerita bagaimana sulitnya ketika harus mendapati Danu larut dalam sedih dan tergolong jadi pendiam. Si Bude gak kehilangan akal dengan Danu yang gak suka kotor. Bude memasukkan Danu ke sekolah alam yang banyak bermain di luar rumah. Awalnya sih Danu agak gak suka, tapi akhirnya Danu menyukai bermain dengan teman-temannya. Danu gak lagi takut kotor, lebih sering bercerita pada Bude tentang kegiatannya, dan…. senengnya lagi Danu jadi lebih dewasa dari usianya.

Menyentuh sekali kisah Danu ini. Itu baru satu kisah aja lho, masih ada 41 kisah lainnya dalam buku ini yang gak kalah bagus. Saya rasa Fira Basuki menuliskan kembali dengan enak, sederhana dan mudah dimengerti. Sayangnya ya, saya merasa tulisannya agak sedikit kaku dengan penggunaan bahasa yang lebih formal. Saya sih berharapnya bisa membaca cerita dengan bahasa dan kata-kata yang lebih mengalir layaknya ibu-ibu saat ini agar terasa lebih dekat dan tidak kaku.

Satu lagi, saya rasa mungkin cover buku ini bisa lebih berwarna, karena menurut saya ‘noda’ itu gak hanya mengenai warna ‘putih’ tapi juga dengan warna lain. Gak selalu kotor itu identik dengan noda coklat di bagian putih, tapi bisa juga dari yang berwarna dengan noda warna lainnya. Saya berharap jika nanti akan ada buku lanjutan dari buku ini covernya akan lebih berwarna, sebagaimana banyak cerita berwarna dalam buku ini.

Saya kaget juga melihat buku ini memuat 42 cerita, biasanya kan kalo buku kumpulan cerita gitu ya paling 20an cerita gitu. Dengan banyaknya cerita yang ada dalam buku ini itu juga menandakan bahwa tulisan yang masuk memang banyak sekali. Saya salut dengan para ibu-ibu Indonesia yang begitu antusias menulis. Saya jadi merasa tertarik untuk menulis tema serupa dari pengalaman saya.

Bagi yang masih mau berbagi cerita menarik tentang berani kotor itu baik, masih bisa lho menulis dan share di FBnya Rinso Indonesia. Siapa tahu cerita kamu juga ikut dibukukan. yuks… 😉