December 20

Negeri Para Bedebah

Judul Buku : Negeri Para Bedebah
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 440 Halaman
Harga : Rp. 60.000
ISBN :Ā 9789792285529

Baru kali ini seorang Tere Liye menulis soal ekonomi dan intrik seputar dunia perekonomian.

Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata.
Di negeri para bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah.
Tetapi setidaknya, Kawan, di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.

Seperti yang diketahui banyak orang, Tere Liye biasanya menulis tentang kemanusiaan, persaudaraan dan gak jauh lah dari itu. Ya beberapa buku juga tentang cinta. Tapi buku Negeri Para Bedebah ini adalah buku pertama Tere Liye seputar dunia perekonomian. Secara ya memang Bang Tere ini emang orang ekonomi aslinya, seorang akuntan. Jadi, saya pikir memang mungkin lebih mudah buat Bang Tere untuk menuliskan buku ini. Saya termasuk orang yang menunggu buku bertema ini keluar.

Negeri Para Bedebah menceritakan Thomas, seorang ekonomi ternama yang malang melintang dalam dunia ekonomi. Jadi pembicara sana sini, keluar negeri yang ternyata punya masa lalu yang ingin dia abaikan.

Tapi ternyata tidak semudah itu keluar dari masa lalu. Thomas diharuskan membantu omnya yang terkena masalah perekonomian. Bukan hutang tapi kasus sebuah bank milik omnya. Thomas menyatakan akan membantu omnya dengan caranya sendiri. Bank Semesta bagaimanapun harus diselamatkan.

Intrik dalam buku ini sungguh sangat menarik untuk dibaca. Bagaimana Thomas mengumpulkan para wartawan dan media untuk menjelaskan kondisi Bank Semesta. Memprovokasi dan mendorong petinggi untuk bisa membantu rencananya. Hebatnya Thomas dalam buku ini sungguh orang besar, orang yang punya banyak jejaring yang yaaa bisa dimanfaatkan šŸ˜€

Buku ini bikin gak bisa berenti baca sampe kelar. Di seperempat halaman akhir saya sudah bisa menebak siapa pengkhianatnya. Bank Semesta pastinya mudah ditebak menggambarkan kasus Bank Century yang heboh banget di jagad Indonesia inih. Saya rasa buku ini hadir juga karena kasus tersebut.

Ya. Saya penyuka tulisan-tulisan Bang Darwis, begitu nama aslinya Tere Liye. Sejak dulu. Sejak buku Hafalan Shalat Delisa muncul. Sejak saat itu saya membeli semua bukunya. Dua tahun belakangan saya ketemu 2x dengan Bang Tere Liye ini dan sempet ngobrol banyak dengannya.

Saya justru suka banget tipe buku begini lho. Semoga saja Bang Tere lanjut punya tema menarik lainnya setelah keluarnya buku ini.