December 17

Dead Girl in Love

Judul Buku : Dead Girl in Love
Penulis : Linda Joy Singleton
Penerjemah : Maria Susanto
Penerbit : Atria
Jumlah Halaman : 356 Halaman
Harga : Rp. 49.000
ISBN : 9789790243842

Setelah Amber masuk ke tubuh kakak pacarnya, kali ini kemana? Itu pertanyaan saya. Setelah seru di buku kedua, Dead Girl Dancing, di buku ketiga ini gak kalah seru, Amber masuk lagi ke tubuh orang lain, kali ini sahabatnya sendiri Alyce Perfetti.

Amber lagi lagi mendapati berada di tubuh orang lain atau yang disebut ‘penghuni sementara’ setelah dia menyanggupi membantu grammy bahkan setelah neneknya itu meninggal.

Kali ini Amber berada di tubuh Alyce. Seperti biasa, jika Amber berada di tubuh orang lain itu tandanya orang tersebut sedang dalam masalah dan Amber yang menjadi ‘penghuni sementara’ berusaha agar bisa membantu masalah tersebut. Mungkin tidak menyelesaikannya tuntas, tapi Amber merasa selalu bertanggungjawab untuk mengetahui masalah dimana tubuhnya berada dari awal hingga akhir.

Ada yang beda sih, karena Amber tidak berada dalam keadaan koma alias sadar dan dia berada di tubuh Alyce berarti harus ada yang berada dalam tubuhnya. Tebak siapa? grammy dong 😀 *sampe serem sendiri ngebayanginnya*.

Walaupun Amber dan Alyce berteman akrab ternyata ada banyak hal yang Amber belum tahu tentang Alyce. Ya, setiap orang kan punya rahasia yang sahabat pun belum tentu dikasih tahu kan ya. Dari sini Amber makin memahami bagaimana Alyce dan berusaha membantu atas masalahnya. Jika masalah menyangkut keluarga memang agak riskan sih ya. Kadang kita gak pengen aja orang lain diluar keluarga itu ikut campur walopun itu sahabat sendiri.

Ditambah lagi dengan kemunculan Gabe Deverau yang sebenernya musuh tapi berniat membantu Amber. Di buku sebelumnya, Gabe ini hampir bikin Amber tewas. Jadi ya wajar aja kalo niatan Gabe ingin membantu Amber membuat dia gak percaya. Walau dari awal Amber memasang label ‘berbahaya’ buat Gabe tapi ternyata ada yang beda yang ditemukan Amber dalam diri Gabe. Berbeda dari Eli, sang pacar yang lagi sibuk ngurusin turnya seorang idola yang lagi ngehits.

Ini buku terakhir dari seri Dead Girl. Masih menarik ala remaja, gak jauh juga dari kisah pertemanan dan juga percintaan. Lucu dan seperti yang dalam buku kedua saya tuliskan reviewnya, bahwa buku ini gak serem kayak baca noverl horor kok ya 🙂