Buku, Buku dan Buku A Room Without Books Like a Body Without Soul

Buku-Buku Terbaik Pilihan Pembaca Goodreads 2018

December 5

Akhir tahun telah tiba, akan ada banyak toko buku yang ngasih diskon luar biasa.
Eh, tapi jangan sampai kalap belanja ya, yang paling penting bisa lebih banyak membaca.

Saya dibilangin sama temen, biar gak kalap belanja buku murah. Beli yang memang mau dibaca saja. Saya merasa diingatkan, tapi seringkali lebih banyak tergiur buku-buku murah yang rasanya sayang untuk dilewatkan kesempatan punya. Ya, balik lagi harus ngukur dompet juga sih ya, dan harus liat deretan buku-buku wants-to-reads yang harusnya dibabat.

Saya bagi buku-buku terbaik versi pembaca Goodreads 2018 ya. Siapa tau bisa jadi rekomendasi belanja bukumu.

Read the rest of this entry »

Baca Ebook via Gramedia Digital

November 14

Tahun ini saya balik lagi sering mengunjungi perpustakaan, niatnya mulia sih, pengen menumbuhkan minat baca anak-anak. Kebiasaan ini akhirnya membuat kami sekeluarga hampir tiap akhir pekan ke perpustakaan, walau si kecil lebih banyak main-main, setidaknya dia diajak untuk baca buku walau cuma sebentar. Yang sulung masih lebih enak, karena dia lebih memilih pinjam buku kemudian minggu depan dikembalikan.

Saya lalu juga ikut baca di perpus, pinjem bawa pulang juga. Karena di perpus buku fiksinya gak banyak, jadi yang paling bisa ditemui ya buku sastra populer, seperti NH. Dini, Sapardi Djoko Damono, WS. Rendra, Ahmad Tohari, dan nama-nama besar lainnya. Bacaan itu sebenarnya bacaan lama, saya sendiri udah pernah baca kebanyakan pas SMP di perpustakaan sekolah, tapi tak mengapa dibaca ulang, saat SMP kan belum ada Goodreads, jadi pastinya belum ada update-an atau ratingnya 😀

Jadilah saya akhirnya menikmati kembali buku-buku nan lawas, termasuk lah buku-buku puisinya Sapardi Djoko Damono. Buku puisi ini sebenarnya gampang sekali dinikmati pun jumlah halamannya gak banyak, jadi pasti cepet kelar dibaca. Hanya saja kadang butuh waktu untuk mengerti maksud puisi tersebut. Kadang harus dibaca berulang, kadang juga masih gak paham. Kata seorang teman, buku puisi itu enaknya dibacain orang, kita denger dan lebih mudah dimengerti. Ya kali ya, saya sih lebih suka membacanya sendiri.
Read the rest of this entry »

Review Buku : Long Way Down – Jalan Masih Panjang

August 3

Judul Buku : Long Way Down- Jalan Masih Panjang
Penulis : Jason Reynolds
Penerjemah : Mery Riansyah
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 320 Halaman
ISBN : 9786020385297
Harga : Rp. 82.000

60 Detik. 7 Lantai. 3 Peraturan.
Bayangkan cerita 60 detik perjalanan turun lift bisa jadi cerita sebuah buku yang mengesankan.

Ini cerita tentang Will, remaja Amerika-Afrika yang harus mengikuti 3 peraturan yang telah turun temurun dilakukan.
No. 1 : Jangan Menangis
No. 2 : Jangan Mengadu
No. 3 : Balas Dendam.

Hal pertama dan kedua telah dilakukan Will dengan baik. Dia tidak menangis juga mengadu setelah melihat kakaknya, Shawn tewas tertembak. Dalam perjalanan Will melakukan peraturan nomer tiga, yaitu balas dendam dengan membawa sepucuk pistol itulah cerita ini menjadi menarik. Dalam perjalanan turun, di dalam lift, semuanya terjadi. Ya, dalam perjalanan 60 detik itu banyak hal yang membuat Will bertanya-tanya apakah balas dendam itu adalah hal yang tepat dilakukan. Sungguh 60 detik yang terasa amat panjang menuju lantai L. Will bertemu dengan pamannya, ayahnya hingga temannya yang merupakan hasil dari balas dendam yang selama ini terjadi.

Read the rest of this entry »

Review Buku : Hijrah Bang Tato

July 25

Judul Buku : Hijrah Bang Tato
Penulis : Fahd Pahdepie
Penerbit : Bentang Pustaka
Jumlah Halaman : 246 Halaman
ISBN : 9786022914334
Harga : Rp 59.000

Dalam buku ini, terasa sekali bagaimana hidayah datang dan bagaimana istiqomah itu tidaklah mudah.

Sebenarnya review buku ini sudah masuk dalam draft blog ini lama, sejak akhir tahun 2017 lalu, dan saya pun sudah selesai membaca buku ini awal Desember 2017. Tapi tak mengapa lah ya, sayang aja cuma nangkring di draft, mari kita selesaikan.

Saya sendiri udah lama gak baca bukunya Fahd, waktu itu mampir ke Toga Mas Jogja saya akhirnya membawa buku ini ke kasir. Fahd selalu menulis dengan gaya bahasa yang mudah untuk dimengerti, mudah untuk dinikmati, begitu juga dengan buku ini. Kali ini Fahd menulis tentang Bnag Tato, itu sebutannya. Sesuai dengan judulnya buku ini tentang Bang Tato dan bagaimana hijrahnya.

Hijrah sendiri sebenarnya artinya berpindah, kira-kira kalo sekarang diartikan sebagai berpindah, berubah menjadi lebih baik (lebih agamis). Memutuskan untuk selalu mematuhi perintah Allah dan menjauhi larangannya gitu. Bang Tato juga begitu yang tadinya preman, tatoan, narkoba-an, memutuskan untuk kembali sholat. Pas sholat di masjid, dia harus menghadapi tatapan orang-orang yang melihat sekujur tubuhnya penuh tato. Ia akhirnya bertemu dengan ustaz yang baik mau membantunya untuk kembali sholat. Akhirnya bertemu dengan seorang perempuan yang akhirnya mau dia nikahi. Ternyata gak segampang itu juga mencari pekerjaan bagi Bang Tato untuk memberi nafkah pada istrinya. Hingga akhirnya dia dipertemukan dengan Fahd yang mengajaknya untuk bekerja dengannya. Sebelumnya, diceritakan kesulitan-kesulitan yang dialami Bang Tato selama mencari pekerjaan, kesulitan untuk punya rumah dan membeli makanan bersama istrinya.

Read the rest of this entry »

Review Buku : Catatan Harian Menantu Sinting

June 25

Judul Buku : Catatan Harian Menantu Sinting
Penulis : Rosi L. Simamora
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 232 Halaman
ISBN : 9786020380674
Harga : Rp. 63.000

Cerita antara mertua dan menantu masih sering menarik perhatian, kan? 😀

Ini cerita Minar, sang menantu dengan Mamak Mertuanya, ibu dari suaminya, Sahat. Karena keluarga Batak, maka kelucuan dalam buku ini pun benar-benar kayak yang kita biasa liat di tv, dari cara ngomong orang Batak yang ditulis dengan heboh sama Rosi L. Simamora hingga adanya sedikit ilustrasi di tiap bab, yang membuat buku ini makin menarik.

Membaca buku ini dengan kosa-kata Batak membuat saya harus melihat ke footnote untuk mengetahui keterangan artinya. Saya baca kalo pas bagian Mamak Mertua, langsung aja ngakak gitu deh. Asli lucu yang kerasa gak dibuat-buat. Cara ngomong khas Batak, ada ‘bah’-nya, trus pelafalan ‘e’ yang tidak pada tempatnya, p sama f yang ternyata bukan hanya jadi masalah orang Sunda 😀

Cerita antara menantu dan mertua memang bukan hal baru, saya udah beberapa kali baca, tapi yang ini betul-betul menghibur. Minar dan Sahat yang harus tinggal diawal pernikahan mereka di rumah Mamak Mertua, menempati ranjang yang sering berderit menjadi absensi bagi si Mamak. Mamak Mertua yang merupakan ibu tunggal berusaha membesarkan anak-anaknya dengan kerja keras, makanya jadi pelit, irit. Sahat anak bungsu dari 4 bersaudara, ada Monang si abang sulung yang belum menikah, dan kedua kakak perempuannya. Yang bikin ngakak itu emang cerita Mamak Mertua yang beneran riwil, sok tahu, ngeselin tapi perhatian, pokoknya bisa bikin yang baca ngakak gitu deh. Dijamin.

Read the rest of this entry »

Tambah Target Baca 2018

April 2

Awal tahun 2018, seperti setiap tahunnya Saya ikutan Goodreads Reading Challenge. Tahun ini saya menargetkan 30 buku saja. Saya memang tahun ini mengurangi merajut karena anak kecil-yang-mulai-besar udah makin sering bikin kesel dan gak bisa kalo gak diliatin tingkahnya. Benang udah sering dilempar-lempar sama dia, sehingga akhirnya saya memutuskan untuk mengurangi dulu merajut. Kegiatan merajut kan biasanya dilakukan malam hari, ketika si anak itu mulai tidur. Tapi itu pun sulit sekali sekarang. Si anak kecil itu tidurnya malem banget sekarang, kayak batrenya gak abis-abis. Seringnya saya udah ketiduran duluan daripada anaknya. Jadilah, kegiatan merajut sekarang amat sangat dirindukan.

Akhirnya saya jadi lebih banyak baca buku (penginnya sih gitu, biar cepet rampung targetnya). Alhamdulillah, akhir Maret lalu saya bisa memenuhi target baca tahun ini. Udah 30 buku aja gitu. Karena baru bulan Maret, masih nyisa 9 bulan lagi tahun 2018, saya pikir gak ada salahnya untuk nambahan target baca. Setelah iseng pake polling di Instagram Story, hampir semua yang milih untuk saya menambahkan lagi targetnya. Jadilah, setelah perenungan semalem suntuk saya putuskan untuk menambahkan hampir separuhnya, menjadi 50 buku tahun ini. Ini target sepertinya gak akan ditambahkan lagi untuk kedua kalinya jika memang saya bisa menyelesaikannya lebih dulu.

Semoga saya bisa menyusutkan buku-buku timbunan sejak beberapa tahun silam ya 🙂

My 2017 in Books

January 1

Selamat tahun baru, kawan-kawan pembaca buku!
Bye-bye 2017, selamat datang 2018.

Alhamdulilah, target baca buku tahun 2017 via Goodreads bisa tercapai. Walau pake ngebut diakhir tahun, tapi tercapai juga. Taahun 2017 saya menargetkan hanya 24 buku saja. Realistis aja sih, waktu membaca makin berkurang karena dibagi sama ngurus rumah, suami dan anak, masih sempetin merajut juga sambil nonton drama Korea. Jadi, ya gitu makin berkurang aja waktu membacanya. Walau begitu, saya seneng banget lho bisa balik lagi disiplin baca dan mengatur waktunya via Goodreads.

Kesulitan terbesar saya dalam membaca adalah saya cepet banget ngantuk. Karena jam membacanya paling banyak malam hari ketika anak-anak sudah tidur, jadilah kadang mata gak bisa kompromi, saya harus puas bisa baca beberapa halaman saja. Senengnya, Alaya sudah mau ikutan banyak membaca. Tahun 2018 ini dia mau ikutan Goodreads Reading Challenge (GRC) juga katanya. Ya, semoga aja jadi lebih banyak waktu membacanya dibanding main hp.

Nah, tahun 2017 Goodreads bikinin satu halaman profil hasil GRC kita. Ini deh hasilnya. Suka! Dibikin lengkap gitu dari berapa jumlah buku dan halaman yang dibaca, paling tipis dan paling tebal buku yang dibaca sampe rata-rata rating buku yang kita sematkan dalam buku yang kita baca setahun itu.

Tahun 2018, saya ngeset 30 buku sebagai target yang dibaca.
Semoga bisa lebih dari itu dan genre bukunya bisa lebih lebar, gak disitu-situ aja.
Semoga tahun ini bisa balik lagi mereview banyak buku setelah dibaca.
Dan, satu lagi saya berharap bisa lebih banyak buku yang dibaca dari yang dibeli 😀

Semangat terus membaca, ya!

« Older Entries