Buku, Buku dan Buku A Room Without Books Like a Body Without Soul

Target Baca Goodreads Terlewati

June 25

Jadi, akhir bulan Mei saya sudah memenuhi tantangan baca Goodreads. Yeay!

Setiap tahun Goodreads selalu ada yang namanya Goodreads Reading Challenge. Setiap yang punya akun Goodreads bisa ikutan. Setelah tahun 2018 saya bisa membaca 148 buku dari 100 buku yang saya target kan, tahun ini saya malah sudah menyelesaikan target baca saya sebayak 120 buku.

Ya, saya sekarang sudah biasa menargetkan sedikit dulu di awal tahun, takut-takut kalo nanti diperjalanan malah loyo semangat bacanya. Tahun-tahun sebelumnya saya pernah menargetkan 100 buku di awal tahun, malah kendor di pertengahan sehingga cuma bisa baca 60an buku saja dalam tahun itu.

Dalam posting di awal tahun, saya menargetkan 60 buku, lalu bertahap nambah seiring kemampuan baca yang sepertinya masih oke. Akhirnya stop deh di angka 120 buku. Alhamdulilah, sebelum lebaran idul fitri lalu, tepatnya 30 Mei 2019 buku ke 120 kelar dibaca. Ini adalah suatu prestasi buat saya karena biasanya gak pernah secepat ini memenuhi target, apalagi baru pertengahan tahun.

Read the rest of this entry »

Review Buku : Kambing dan Hujan

April 12
  • Judul Buku : Kambing dan Hujan ; Sebuah Roman
  • Penulis : Mahfud Ikhwan
  • Penerbit : Bentang Pustaka
  • Jumlah Halaman : 374 Halaman
  • ISBN : 9786022910275
  • Harga : Rp. 79.000

Ya, saya baru baca buku bagus ini di tahun 2019, empat tahun sejak buku ini diterbitkan. Ceritanya tahun lalu saya melihat review buku Dawuk di Goodreads dan rasanya langsung tertarik beli. Trus cek lagi penulisnya, ternyata Mahfud Ikhwan lebih dulu menulis novel Kambing dan Hujan sebelum Dawuk, yang ternyata bagus juga ratingnya dan reviewnya pun banyak yang bilang bagus. Akhirnya saya memutuskan untuk baca dulu Kambing dan Hujan ini sebelum membaca Dawuk.

Siapa bilang menikah itu satu agama itu bakalan gampang? Buktinya rintangan besar atas niat menikah Mif dan Fauzia, yang sama-sama anak Centong membuat mereka harus menguak kembali apa yang terjadi zaman dulu, zaman para orangtua mereka.

Diawali dengan cerita Mif dan Fauzia yang ingin menikah, lalu ngomong deh ke orangtua masing-masing, trus orangtuanya kaget kenapa Mif harus bertemu Fauzia? Dan mengapa pula Fauzia ingin menikah dengan Mif? Dari situ lah, cerita dari kedua belah pihak bergulir.

Read the rest of this entry »

Review Buku : Hellomotion Couple Goals

April 11
  • Judul Buku : Hellomotion Couple Goals
  • Penulis : Wahyu Aditya
  • Penerbit : Bentang Pustaka
  • Jumlah Halaman : 248 Halaman
  • ISBN : 9786022913856
  • Harga : Rp. 74.000

Udah lama gak baca buku atau komiknya Mentri KDRI (Kementerian Desain Republik Indonesia), Wahyu Aditya. Lupa kapan terakhir kalinya baca komik yang Mas Gembol (begitu dia akrab disapa), beberapa hari lalu saya gak sengaja cari-cari di Ipusnas, ternyata menemukan beberapa buku yang belum saya baca, jadilah saya unduh dan baca termasuk lah salah satunya buku ini.

Melihat dari judulnya, saya pikir ini adalah buku penuh ilustrasi ala Mas Gembol yang menceritakan kehidupan asmaranya hingga menikah, tapi ternyata saya tidak sepenuhnya benar. Ini buku ini bukan cuma ilustrasi saja, tapi memang tulisan padat mengenai banyak hal, bukan cuma perjumpaannya dengan @nengarie.

Read the rest of this entry »

Review Buku : Nagra & Aru

April 10
  • Judul Buku : Nagra & Aru
  • Penulis : Inggrid Sonya & Jenny Thalia Faurine
  • Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
  • Jumlah Halaman : 360 Halaman
  • ISBN : 9786020620961
  • Harga : Rp. 92.000

Buku ini saya baca dalam rangka ikutan tantangan baca Goodreads Indonesia bulan Maret 2019 yaitu tantangan baca buku dari dua penulis perempuan. Kenapa jatuh pilihan saya pada teenlit ini? Iya, ini teenlit, karena katanya buku ini ceritanya receh sekali.

Saya ngerti bahwa saya sudah jauh dari masa usia remaja, lho kok ya masih baca buku teenlit? Lho…. kenapa tidak? Saya gak malu kok kalo harus baca buku teenlit, komik sampe buku anak-anak sekalipun, saya mah gitu orangnya, bacaannya bebas. Nagra & Aru salah satunya yang saya baca di bulan lalu.

Bercerita tentang Nagra dan Aru, sesuai judulnya. Nagra, si cowok yang bandel disukai sama Aru alias Aurora sejak awal jadi siswa baru di SMA. Cerita cinta SMA memang tiada duanya ya, sayang banget dulu saya gak mengalami beginian waktu SMA (malah curcol :p). Bedanya, sama cewek-cewek dulu, Aru terang-terangan menunjukkan ke Nagra kalo dia suka, katanya Aru, Nagra adalah calon imamnya. Benar-benar bahasa anak zaman now.

Read the rest of this entry »

Baca Ebook Gratis dengan Ipusnas

March 18

Bagi kamu pecinta ebook, kalo sampe belum nyobain aplikasi Ipusnas rasanya sayang banget.

Saya juga awalnya bukan penyuka ebook, tapi setelah punya Kindle dan harga buku terasa mahal, ebook adalah suatu pilihan bijak dalam hal membaca. Kita tetap bisa membaca dengan membeli ebook yang harganya relatif lebih murah. Ya walau resikonya kita gak punya koleksi fisik bukunya.

Setelah Kindle akhirnya Google Playbook hadir, lumayan bisa mengisi kekosongan hati jika ingin segera membaca buku yang diincar, koleksinya pun terbilang banyak dari buku lokal dan import dan harganya lebih miring dibanding beli buku fisik dong. Untuk Google Playbook, dia jarang banget ngasih diskon untuk beli ebooknya tapi biasanya di hari-hari libur sering ada promo sih yang bisa dilihat-lihat.

Setelah Google Playbook hadir lalu ada Gramedia Digital yang membuat saya menjadi gemar membaca ebook. Bayangkan saja, hampir semua buku-buku terbitan Gramedia grup ada di sana pun dengan buku-buku baru. Jelas saja ini menjadi kesukaan saya, hematnya lagi bisa berbagi akun untuk menikmati fasilitas premiumnya. Hemat banget dan bikin ketagihan. Sampai saat ini saya sudah menikmati puluhan ebook di GD.

Saya mungkin orang yang telat menyadari bahwa Perpustakaan Nasional Indonesia juga punya koleksi ebook, mereka menamainya Ipusnas. Dengan download aplikasi Ipusnas dan registrasi melalui web dengan mudah kita semua bisa menikmati banyak ebook kapan saja dari gadget.

Read the rest of this entry »

Review Buku : Mata Malam

March 17
  • Judul Buku : Mata Malam
  • Penulis : Han Kang
  • Penerjemah : Dwita Rizki
  • Penerbit : Bentara Aksara Cahaya (Baca)
  • Jumlah Halaman : 257 Halaman
  • ISBN : 9786026486127
  • Harga : Rp. 75.000

Membungkus mereka dengan bendera Korea setidaknya merupakan hal terbaik yang bisa kita lakukan. Kita bukan sekedar bongkahan daging yang bisa dibantai; jadi, setidaknya mengheningkan cipta harus dilakukan dan lagu kebangsaan harus dinyanyikan.

Buku ini adalah buku kedua dari Han Kang yang saya baca. Han Kang sendiri dikenal setelah buku pertamanya, Vegetarian menjadi favorit banyak orang, mendapat penghargaan di mana-mana hingga dijadikan sebuah film. Saya sendiri merasa begitu penasaran sehingga langsung membeli kedua buku Han Kang, Vegetarian lalu Mata Malam.

Saya merasa Vegetarian adalah buku yang menarik dari sisi cerita, tapi entah kenapa menurut saya bukan cangkir teh saya. Lalu saya merasa ragu apa harus melanjutkan dengan buku Mata Malam. Saya berikan jeda, sampai akhirnya akhir bulan Januari lalu saya mencoba membuka dan membaca Mata Malam dan baru bisa selesai malam ini.

Read the rest of this entry »

Review Buku : Very Good Lives – Hidup yang Sangat Baik

February 25
  • Judul Buku : Very Good Lives – Hidup yang Sangat Baik
  • Penulis : J.K Rowling
  • Penerjemah : Monica Dwi Chresnayani
  • Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
  • Jumlah Halaman : 80 Halaman
  • ISBN : 9786020613765
  • Harga : Rp. 99.000

Kita tidak membutuhkan sihir untuk mengubah dunia; kita sudah memiliki semua kemampuan yang kita butuhkan.

Ada yang mungkin berharap J.K Rowling menulis buku non fiksi? Saya bukan termasuk di sana sebenarnya. Saya merasa penulis akan merasa di mana dia seharusnya berada, dalam genre yang dia lebih suka untuk menulis. Seperti yang kita tahu, J.K Rowling besar dengan Harry Potter bukan tanpa perjuangan. Saya bukan penyuka fiksi fantasi, tapi saya merasa betul-betul mencintai Harry Potter, pun dengan anak saya. Saya tidak berharap Rowling menulis buku non fiksi. Karena, menulis fiksi apalagi fiksi fantasi teramat sulit, butuh imajinasi dan itu adalah salah satu tema yang diangkat Rowling dalam buku ini.

Buku yang berjudul asli Very Good Lives dan diterjemahkan menjadi Hidup yang Sangat Baik ini adalah sebuah buku yang berisi pidata Rowling pada saat diminta untuk memberikan sambutan pada kelulusan Harvard. Yang menarik jika sekolah di luar negeri itu ya, yang memberikan sambutan ya orang-orang yang dinilai berpengaruh, bukan cuma karena kekuasaan saja.

Read the rest of this entry »
« Older Entries